Bonus Demografi 2030 bagi Kabupaten Banyumas sebagai Berkah atau Musibah?

Oleh: Djoko Juniwarto* Pada tahun 2030 penduduk Indonesia akan mendapat bonus demografi berupa ledakan populasi penduduk usia kerja. Kabupat...

Oleh: Djoko Juniwarto*


Pada tahun 2030 penduduk Indonesia akan mendapat bonus demografi berupa ledakan populasi penduduk usia kerja. Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari Indonesia pun akan mengalami hal serupa. Pastinya, karena akan akibatkan pula masalah ketersediaan pangan. Jika kedua hal ini tidak dipersiapkan maka akibat-akibat yang akan terjadi akan sangat bahaya.

Ledakan populasi ini bisa dimaknai sebagai berkah atau musibah, tergantung kita dalam menyikapi. Sekarang kita masih berada pada tahun 2017, masih cukup waktu untuk mencari langkah-langkah mitigasi risiko dari hal tersebut.

Kini Kabupaten Banyumas berpenduduk  1.532.606 jiwa per Maret 2017. Jumlah penduduk selalu bertambah menurut deret matematika. Sedangkan pertambahan pangan bertambah menurut deret ukur. Entah jadi berapa jiwa pertambahannya pada tahun 2030. Rasanya, kita sebagai warga Kabupaten Banyumas tidak tidak ingin bonus demografi akan menjadi musibah. Kita tentu ingin bonus demografi sebagai berkah, asal  kita serius mempersiapkannya.

Banyumas dalam menghadapi bonus demografi tentu saja tak sendirian. Di samping jajaran birokrasi beserta lokomotif birokrasinya, juga ada masyarakat, dunia usaha, akademisi, media dan LSM. Kita tidak bisa hanya menggantungkan pada jajaran pemerintah saja.

Memang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyumas pada tahun 2016 sebesar 6,05 persen. Merupakan angka pertumbuhan ekonomi tertinggi rata-rata di antara kabupaten lainnya di Jawa Tengah yang hanya 5,55 persen, bahkan melampui angka pertumbuhan ekonomi nasional. Angka inflasi Kabupaten Banyumas tahun 2016 sebesar 2,42 persen. Sedangkan angka inflasi provinsi Jawa Tengah sebesar 2,73 persen.

Akan tetapi, angka kesenjangan ekonomi yang dipunyai oleh Kabupaten Banyumas sebesar 17,55 persen merupakan angka yang sangat tinggi. Berarti jumlah si kaya lebih banyak dari pada jumlah  si miskin. Tentunya ada yang salah dalam perencanaan pembangunan. Jangan-jangan  angka pertumbuhan ekonomi dan angka kesenjangan ekonomi sebagai error by trial atau di luar rancangan, alias menggelinding begitu saja.

Dengan angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyumas yang melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional serta angka inflasi yang rendah, seharusnya angka kesenjangan ekonomi di Kabupaten Banyumas pun rendah. Tetapi, kenyataannya angka kesenjangan ekonomi sangat tinggi. Hal ini merupakan kasus anomali .

Analisanya, dunia usaha yang besar-besar di Kabupaten Banyumas masih berciri trading. Kalaupun ada industri besar,  hanya kebagian upah bagi penduduknya dan pajaknya saja. Sedangkan keuntungannya diboyong ke daerah asal investor bahkan diboyong ke  negara asal investor. Lain halnya jika industri-industri besar itu berciri agro industri yang memproses komoditas pertanian dari hulu sampai hilir dan pelaku ekonominya pun berasal dari hulu sampai hilir.

Jika besarnya angka kesenjangan ekonomi ini dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.

Indikator ekonomi negatif dalam hal angka kesenjangan ekonomi akan menjadi titik lemah dalam menghadapi bonus demografi 2030, khususnya ledakan angkatan kerja dan tingkat ketersediaan pangan. Mudah-mudahan sang lokomotif birokrasi sadar dengan usaha-usaha stabilisasi ekonomi yang melenakan kita semua. Mudah-mudahan banyak mempunyai banyak usaha untuk pertumbuhan ekonomi.

Ada beberapa potensi faktor pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyumas yang perlu digarisbawahi agar bonus demografi menjadi berkah dan tidak menjadi musibah:

Kabupaten Banyumas cenderung umempunyai SDA (Sumber Daya Alam) yang kaya, karena tanahnya subur. Sumber daya airnya pun melimpah. Tetapi, kalau komoditas kekayaan alam yang dijual hanya berupa bahan bahan baku, nilai tambahnya  hanya 1 (satu). Lain halnya jika telah diolah menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi.

Dalam hal penduduk, Kabupaten Banyumas mempunyai keunggulan dalam hal kuantitas dan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) jika dibanding dengan kabupaten-kabupaten di sekitarnya. Indikasi tentang kualitas SDM adalah sikap dan jiwa wirausaha, semakin maju suatu negara dan perekonomiannya semakin banyak jumlah wirausahanya.

Hal ini sangat menguntungkan untuk berperan sebagai pelaku ekonomi dan sekaligus tenaga kerjanya. Kualitas sumber daya penduduk yang semakin baik, akan mengakibatkan pula semakin baik kualitas barang dan jasa yang dihasilkan. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah kualitas SDM-nya, semakin rendah pula mutu barang dan jasa yang dihasilkan, dan sekain sulit pula untuk untuk bersaing. Demikian pula, kuantitas SDM yang banyak akan menguntungkan pula bagi ketersediaan tenaga kerja (asal ketersediaannya dipersiapkan).

Kabupaten Banyumas perlu menggalakkan investasi utamanya untuk sektor agro industri. , Dengan investasi, dimungkinkan suatu daerah melakukan proses produksi dan menambah barang dan jasa yang dihasilkan untuk perputaran ekonomi. Baru kemudian ditambah faktor teknologi dan efisiensi agar mampu bersaing

Hal yang terpenting, bagaimana kita memprioritaskan sesuai dengan faktor-faktor tersebut, agar yang dilakukan mempunyai multiplier effect ekonomi yang signifikan bagi penyediaan lapangan kerja, ketersediaan pangan serta pemerataan pendapatan masyarakat dalam menyongsong bonus demografi 2030.

Sebaliknya, kalau Kabupaten Banyumas tidak mempersiapkan bonus demografi 2030, maka krisis lapangan kerja dan ketersediaan pangan terjadi. Tidak mustahil di Kabupaten Banyumas akan terjadi permasalahan sosial budaya yang paling menakutkan berupa merajalelanya penyakit masyarakat, relasi vertikal dan horisontal antar individu dan masyarakat pun akan rusak. Kemerosotan moral dan ahlak pun bisa saja terjadi.

*Bakal Calon Wakil Bupati Banyumas
Name

Artis Indonesia Asyura Audisi Bakti Anak Banjarnegara Banjir Banjir Bandang Bank Sampah Banyumas Banyumasan Barlingmascakeb Batik Banyumas Bau Napas Bedah Buku Belalang Sembah Bencana Bencana Alam Beras Berburu Beringin Berprestasi Bhineka Tunggal Ika Bill Gates Binatang Bisnis Bisnis Online Blak-blakan Mencari Suami BNN Bojongsari Bonus Demografi Botol Plastik Bright Gas BSF Budaya Buku Elektronik Buku Elektronik Aksi Komik untuk KPK Buku Komik Buku Komik Pantang Korupsi Sampai Mati Bulu Mata BUMDES Bupati Banyumas Bupati Cantik Bupati Trenggalek Buruh Burung Gagak Busi cara pandang diet cerita Cilacap CPNS Cumlaude Daerah Daging Kambing Dana Desa Demo demonstrasi Desa Wisata Dialog Kepemudaan Diet diet ketat diet sehat Doktor Dongeng Anak EBooks Ekonomi Elpijji Melon Eskrim Facebook Stories Fakta Unik First Travel Fitur Baru Thumbnail Preview Video di Youtube Sangat Membantu foto: abcnews. Gado-gado Gajah Gaji Penyiar Radio Ganjar Pranowo Gas Gas Elpiji Gas Elpiji 3 Kg Gaya Hidup Gereja Gojek Google Drive Gorila Grasshopper Gubernur Jawa Tengah Gunung Slamet guru Guru dan Murid Haji Haji Backpacker Haji Tertua Hao Lina Harga Sayur Hari Batik Herbal Hercules Hewan Hidroponik Hiroshima University Hoax Sosmed Hujan Hukum Hype Ibadah Ibadah Haji Ibu Iriana Idul Adha Indoeskrim Indonesia Indonesian Idol Industri Info PNS Inspiratif Inspitrasi Institut Pertanian Bogor IPB Jalanan 3D Jasa Kirim Barang Jawa Tengah Jemaah First Travel Jemaah Haji Jembatan Cindaga Jendera Soedirman Jepang Jualan Kampung Abel Kampung Laut Cilacap Kampung Sidat Karang Taruna kasar Kasih Ibu Kebun Binatang Kekerasan Wartawan Keluarga Kementerian Kendaraan Kendaraan Bermotor Kepala Daerah Cantik Kepala Desa Kesalahan Kesalahan Orang Lain Kesehatan Kesehatan amp; Gaya Hidup Kesehatan Keluarga Ketika Sebagian Yang Berhaji Itu Kera dan Babi Khas Kisah Inspiratif Knalpot Komisi Pemberantasan Korupsi Kopi Korban Penipuan Korea Korea Selatan Korupsi KPK Kreasi Kriminalitas Kuda Kuliah Kuliner Kuliner Banyumas Kulkas Lalat Tentara Hitam Laudya Cynthia Bella Laut Lembaga lembut Liburan Guru Lionel Messi Literasi Literasi Media Lonceng Longsor Lowongan Lowongan CPNS Lowongan Pekerjaan LPG 3kg Lukisan 3D Lukisan karpet Persia maaf Mahasiswa Berprestasi makan sehat Makna Haji Malam Satu Suro Mangut Sidat Mantan Murid Marka Jalan Mas Kawin Mata Dewa Mekah memaafkan Memahami untuk Membasmi Meninggal Menteri Menu Sarapan MetroTV Mitos Mobil Mobil Manual Momen Romantis Monyet Motor murid Museum Tino Sidin Naga Lima Napas Narkoba nasi bikin gemuk Nelayan Kebumen dan Cilacap Nengat Nikah Siri Nilai Yang Kita Sandang Nomor Viral Nyangkut Obat Terlarang Ojek Online Ojek Pangkalan Online Operasi Zebra Opini Opini/Perspektif orang lain Orang Tua Ormas Panatai Widarapayung Pancasila Panda Panduan Dosen Pantai Pantai Cilacap Pasar Gombong Pasien Oplas Paus PDIP Pejalan Kaki Pelat Nomor Pelayan yang malas Pelestarian Batik Pembangunan Pencuri Sekolah Pendidikan Antikorupsi Pengusaha Malaysia Penipuan Penyanyi Pernikahan Pernikahan Artis Pernikahan Warga Perppu Perppu Ormas Pertamina Pertamina Cilacap Pertanian Pesawat Piala Dunia 2018 Piknik di Kumbinesia Pil PCC Pilbup Banyumas Pilih Santan apa Susu? Pilkada Pilkada Banyumas Pizza pltpb banyumas Pohon Beringin Pojok Baca Pola Pikir Polisi Tidur Politik Politik Banyumas Polres Banyumas Presiden Jokowi Presiden Sukarno Profesor Pull Up Purbalingga Purwokerto Putusan MK Radio Raisa Andriana Raja Arab Raja Salman Rambut Rekor Dunia relax Relax/Kepo Resensi amp; Buku Elektronik Resep Soto Kecik ruang tamu Rumah Kena Petir Rusia Saka Tunggal Sakit Gigi Sampah Organik Sandalwood Sarapan Sate Kambing Sate Kebo Sate Kerbau Sayuran Semua Bisa Beraksi Sepak bola Sepeda Dari Presiden Jokowi Serambi UMKM Serangga Sidat Asam Manis Simpan Telur Simpanse Siti Masitha Situs SMA Pekalongan SMP Pekalongan Sosok Soto Sokaraja Sportomotif Starbucks Stiker Happy Family Stiker Mobil Stok Aman Suap Sudirman Said Sujiwo Tejo Sukabumi Suporter Timnas surat dari anak Suro Suzuki Carry Swiss taksama Taman Safari Indonesia Tamu Tak Diundang Tanaman Herbal Tanaman Obat Tas Kayu Tegal Tekno & Inet Tekno amp; Inet teknologi Telur Teman Sekantor Teratai Tersangkut Tertib Lalu Lintas Timnas tips menata ruangan Tips Mengemudi tips praktis tokoh Transimisi Otomatis Transportasi Online Trotoar Tuswadi Ubur-ubur Ulang Tahun UMKM UMP Undang-Undang Unik Upah Urban Farming Usaha Cuci Mobil Usaha Cuci Motor Video Video Lucu Wali Kota Wartawan Wirausaha Wisata Wisata Pantai Wisataliner Yogurt Youtube
false
ltr
item
taksama.id: Bonus Demografi 2030 bagi Kabupaten Banyumas sebagai Berkah atau Musibah?
Bonus Demografi 2030 bagi Kabupaten Banyumas sebagai Berkah atau Musibah?
https://taksama.id/wp-content/uploads/2017/11/DJOKO-1-e1510236452584.jpg
taksama.id
https://www.taksama.id/2017/11/bonus-demografi-2030-bagi-kabupaten.html
https://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/2017/11/bonus-demografi-2030-bagi-kabupaten.html
true
65439629817836164
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy