Wartawan MetroTV Laporkan Kasus Kekerasan ke Polres Banyumas

Gubernur  sesalkan kekerasan kepada wartawan. Wartawan kok dipukuli, ngobrol saja sama wartawan taksama.id - Wartawan MetroTV, Darbe Tyas m...

Gubernur  sesalkan kekerasan kepada wartawan. Wartawan kok dipukuli, ngobrol saja sama wartawan

taksama.id - Wartawan MetroTV, Darbe Tyas melaporkan kasus kekerasan yang dialaminya saat meliput pembubaran paksa aksi unjuk rasa penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Baturraden ke Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah.


Darbe mendatangi Markas Polres Banyumas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa malam. Ia didampingi Kepala Biro MetroTV Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah Nizar Kherid. Mereka diterima langsungKepala Polres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Bambang Yudhantara Salamun.


Setelah cukup lama berbincang di Ruang Tamu Kapolres, Darbe dipersilakan untuk melaporkan kasus yang dialaminya secara langsung di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sesuai dengan prosedur.


Selain Darbe, fotografer Harian Suara Merdeka yang melihat langsung tindak kekerasan itu, Dian Aprilianingrum juga dimintai keterangan sebagai saksi oleh petugas SPKT.


Setelah laporannya diterima dengan nomor LP/B/165/X/2017, Darbe langsung menjalani pemeriksaan di Ruang Satuan Reserse Kriminal Polres Banyumas.


Saat ditemui usai mendampingi Darbe menjalani pemeriksaan, Kabiro MetroTV DIY-Jateng Nizar Kherid mengatakan pihaknya selaku perwakilan Redaksi MetroTV Jakarta ingin memastikan proses hukum terhadap kasus kekerasan yang dialami jurnalis televisi swasta nasional itu berjalan lancar dan tuntas.


"Buktinya sudah ada, ada visum, ada saksi, ada rekaman gambar dan banyak sekali yang bisa memberikan keterangan juga meskipun bukan dari kalangan wartawan, ada pula warga. Artinya tidak sulit dalam mengungkap kasus ini dan Kapolres sudah memastikan ada identitas yang sudah diperiksa dari anggotanya, sebagian juga dari anggota Satpol PP," katanya.


Ia mengatakan apa pun bentuk kekerasan kepada wartawan adalah kejahatan yang dilarang oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers khususnya Pasal 18 ayat 1 yang menjelaskan bahwa segala bentuk pelarangan terhadap kegiatan kebebasan pers bisa dipidana dengan ancaman hukuman dua tahun penjara atau denda Rp500 juta.


Menurut dia, proses hukum terhadap kasus tersebut perlu dikawal sampai tuntas karena efeknya sangat berbahaya kalau tidak sampai tuntas.


"Kita tahu banyak kasus kekerasan terhadap wartawan yang tidak tuntas dan efeknya apa? Banyak kasus serupa yang terjadi," kata Nizar.


Ia menginginkan kasus kekerasan yang dialami Darbe menjadi yang terakhir dan ingin menuntaskan kasus tersebut dengan cara menangkap pelaku hingga diproses pidana dengan seadil-adilnya dan setegak-tegaknya.


"Bisa jadi kawan kita atau rekan yang lain menderita psikis meskipun secara fisik tidak terlalu parah. Dampaknya ada kesulitan dalam hal meliput, bagi anggota keluarganya mungkin bisa terganggu, mencari nafkahnya terganggu," katanya.


Menurut dia, negara berjalan mundur seperti era orde baru di mana kekerasan terhadap jurnalis banyak ditemukan.


[ads1]


 

Pelaku Dalam kesempatan terpisah, Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Darbe Tyas atas tindak kekerasan yang dialaminya saat meliput pembubaran paksa unjuk rasa penolakan proyek pembangunan PLTPB Baturraden di Alun-Alun Purwokerto, Senin (9/10) malam.


Menurut dia, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Darbe sebagai saksi.


"Kemudian dari hasil interogasi terhadap anggota kami dan melakukan prarekonstruksi tadi, kami sudah bisa mengarah terhadap pelaku, oknum dari anggota kami yang melakukan pemukulan terhadap saudara Darbe Tyas. Untuk saat ini, baru kami indikasikan ada empat orang namun demikian ini masih bisa berkembang karena dari pengakuan saudara Darbe Tyas, selain dari Kepolisian juga ada instansi lain, dari Satpol PP," katanya.


Menurut dia, pihaknya akan terus mengembangkan dari saksi-saksi yang ada dan bukti-bukti dari wartawan yang saat kejadian ikut memfoto dan mendokumentasikan peristiwa pada malam itu.


Terkait empat oknum polisi yang diiindikasikan sebagai pelaku, Kapolres mengatakan mereka berasal dari Pengendali Massa (Dalmas) Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara).


Ia berjanji mengusut kasus tersebut sampai tuntas karena secara administrasi, empat oknum polisi itu melanggar kode etik sehingga secara otomatis pelanggaran tersebut sudah melekat.


"Kemudian untuk pidananya, saat ini yang dilaporkan perkara 170 (Pasal 170 KUHP, red.), pengeroyokan, itu akan kami tindak lanjuti semua," katanya.


Dengan demikian, kata dia, keempat oknum polisi itu sangat memungkinkan diberhentikan namun menunggu proses persidangan.


"Ada aturan mainnya semua," katanya.


Kapolres mengatakan tim dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia dan Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan membantu proses penyelidikan terhadap anggota-anggota yang melakukan tindak kekerasan.


Selain itu, kata dia, tim dari Mabes Polri dan Polda Jateng juga akan memperjelas situasi yang terjadi seperti apa.


Gubernur Jateng Sesalkan Kekerasan kepada Wartawan.


Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyesalkan terjadinya tindak kekerasan oleh oknum kepolisian terhadap wartawan saat meliput pembubaran paksa aksi penolakan proyek PLTPB Baturraden di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (9/10) malam.


"Harusnya enggak boleh main kekerasan. Wartawan kok dipukuli, ngobrol saja sama wartawan," katanya di Semarang, Selasa, sebagaimana diberitakan Antara.


Ganjar meminta wartawan yang menjadi korban kekerasan saat menjalankan tugas peliputan itu untuk melaporkan peristiwa itu ke aparat penegak hukum agar pengusutannya sampai tuntas.


"Saya kira itu dilaporkan saja. Kalau (tindak kekerasan oleh) kepolisian ke provos, kalau Satpol PP dilaporkan kepada Bupati agar ada kejelasan seperti apa yang terjadi," ujarnya.


Politikus PDI Perjuangan itu berharap tindak kekerasan oleh siapa pun terhadap wartawan saat menjalankan tugas-tugasnya tidak terus terulang pada masa mendatang.


"Profesi wartawan itu dilindungi oleh undang-undang dan itu harus dihormati oleh semua pihak," katanya.


Terkait dengan tindak kekerasan yang menimpa wartawan MetroTV Darbe Tyas saat meliputan pembubaran paksa unjuk rasa penolakan PLTPB Baturraden di Banyumas kemarin, para wartawan dari berbagai media di sejumlah daerah melakukan aksi solidaritas.


Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono telah meminta maaf atas tindak kekerasan oleh oknum anggota Polres Banyumas terhadap wartawan.


Kapolda Jateng juga akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka dalam kejadian itu, termasuk menggganti barang-barang milik wartawan MetroTV Darbe Tyas yang menjadi korban dalam peristiwa itu.



loading...


Name

Artis Indonesia Asyura Audisi Bakti Anak Banjarnegara Banjir Banjir Bandang Bank Sampah Banyumas Banyumasan Barlingmascakeb Batik Banyumas Bau Napas Bedah Buku Belalang Sembah Bencana Bencana Alam Beras Berburu Beringin Berprestasi Bhineka Tunggal Ika Bill Gates Binatang Bisnis Bisnis Online Blak-blakan Mencari Suami BNN Bojongsari Bonus Demografi Botol Plastik Bright Gas BSF Budaya Buku Elektronik Buku Elektronik Aksi Komik untuk KPK Buku Komik Buku Komik Pantang Korupsi Sampai Mati Bulu Mata BUMDES Bupati Banyumas Bupati Cantik Bupati Trenggalek Buruh Burung Gagak Busi cara pandang diet cerita Cilacap CPNS Cumlaude Daerah Daging Kambing Dana Desa Demo demonstrasi Desa Wisata Dialog Kepemudaan Diet diet ketat diet sehat Doktor Dongeng Anak EBooks Ekonomi Elpijji Melon Eskrim Facebook Stories Fakta Unik First Travel Fitur Baru Thumbnail Preview Video di Youtube Sangat Membantu foto: abcnews. Gado-gado Gajah Gaji Penyiar Radio Ganjar Pranowo Gas Gas Elpiji Gas Elpiji 3 Kg Gaya Hidup Gereja Gojek Google Drive Gorila Grasshopper Gubernur Jawa Tengah Gunung Slamet guru Guru dan Murid Haji Haji Backpacker Haji Tertua Hao Lina Harga Sayur Hari Batik Herbal Hercules Hewan Hidroponik Hiroshima University Hoax Sosmed Hujan Hukum Hype Ibadah Ibadah Haji Ibu Iriana Idul Adha Indoeskrim Indonesia Indonesian Idol Industri Info PNS Inspiratif Inspitrasi Institut Pertanian Bogor IPB Jalanan 3D Jasa Kirim Barang Jawa Tengah Jemaah First Travel Jemaah Haji Jembatan Cindaga Jendera Soedirman Jepang Jualan Kampung Abel Kampung Laut Cilacap Kampung Sidat Karang Taruna kasar Kasih Ibu Kebun Binatang Kekerasan Wartawan Keluarga Kementerian Kendaraan Kendaraan Bermotor Kepala Daerah Cantik Kepala Desa Kesalahan Kesalahan Orang Lain Kesehatan Kesehatan amp; Gaya Hidup Kesehatan Keluarga Ketika Sebagian Yang Berhaji Itu Kera dan Babi Khas Kisah Inspiratif Knalpot Komisi Pemberantasan Korupsi Kopi Korban Penipuan Korea Korea Selatan Korupsi KPK Kreasi Kriminalitas Kuda Kuliah Kuliner Kuliner Banyumas Kulkas Lalat Tentara Hitam Laudya Cynthia Bella Laut Lembaga lembut Liburan Guru Lionel Messi Literasi Literasi Media Lonceng Longsor Lowongan Lowongan CPNS Lowongan Pekerjaan LPG 3kg Lukisan 3D Lukisan karpet Persia maaf Mahasiswa Berprestasi makan sehat Makna Haji Malam Satu Suro Mangut Sidat Mantan Murid Marka Jalan Mas Kawin Mata Dewa Mekah memaafkan Memahami untuk Membasmi Meninggal Menteri Menu Sarapan MetroTV Mitos Mobil Mobil Manual Momen Romantis Monyet Motor murid Museum Tino Sidin Naga Lima Napas Narkoba nasi bikin gemuk Nelayan Kebumen dan Cilacap Nengat Nikah Siri Nilai Yang Kita Sandang Nomor Viral Nyangkut Obat Terlarang Ojek Online Ojek Pangkalan Online Operasi Zebra Opini Opini/Perspektif orang lain Orang Tua Ormas Panatai Widarapayung Pancasila Panda Panduan Dosen Pantai Pantai Cilacap Pasar Gombong Pasien Oplas Paus PDIP Pejalan Kaki Pelat Nomor Pelayan yang malas Pelestarian Batik Pembangunan Pencuri Sekolah Pendidikan Antikorupsi Pengusaha Malaysia Penipuan Penyanyi Pernikahan Pernikahan Artis Pernikahan Warga Perppu Perppu Ormas Pertamina Pertamina Cilacap Pertanian Pesawat Piala Dunia 2018 Piknik di Kumbinesia Pil PCC Pilbup Banyumas Pilih Santan apa Susu? Pilkada Pilkada Banyumas Pizza pltpb banyumas Pohon Beringin Pojok Baca Pola Pikir Polisi Tidur Politik Politik Banyumas Polres Banyumas Presiden Jokowi Presiden Sukarno Profesor Pull Up Purbalingga Purwokerto Putusan MK Radio Raisa Andriana Raja Arab Raja Salman Rambut Rekor Dunia relax Relax/Kepo Resensi amp; Buku Elektronik Resep Soto Kecik ruang tamu Rumah Kena Petir Rusia Saka Tunggal Sakit Gigi Sampah Organik Sandalwood Sarapan Sate Kambing Sate Kebo Sate Kerbau Sayuran Semua Bisa Beraksi Sepak bola Sepeda Dari Presiden Jokowi Serambi UMKM Serangga Sidat Asam Manis Simpan Telur Simpanse Siti Masitha Situs SMA Pekalongan SMP Pekalongan Sosok Soto Sokaraja Sportomotif Starbucks Stiker Happy Family Stiker Mobil Stok Aman Suap Sudirman Said Sujiwo Tejo Sukabumi Suporter Timnas surat dari anak Suro Suzuki Carry Swiss taksama Taman Safari Indonesia Tamu Tak Diundang Tanaman Herbal Tanaman Obat Tas Kayu Tegal Tekno & Inet Tekno amp; Inet teknologi Telur Teman Sekantor Teratai Tersangkut Tertib Lalu Lintas Timnas tips menata ruangan Tips Mengemudi tips praktis tokoh Transimisi Otomatis Transportasi Online Trotoar Tuswadi Ubur-ubur Ulang Tahun UMKM UMP Undang-Undang Unik Upah Urban Farming Usaha Cuci Mobil Usaha Cuci Motor Video Video Lucu Wali Kota Wartawan Wirausaha Wisata Wisata Pantai Wisataliner Yogurt Youtube
false
ltr
item
taksama.id: Wartawan MetroTV Laporkan Kasus Kekerasan ke Polres Banyumas
Wartawan MetroTV Laporkan Kasus Kekerasan ke Polres Banyumas
taksama.id
https://www.taksama.id/2017/10/wartawan-metrotv-laporkan-kasus.html
https://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/2017/10/wartawan-metrotv-laporkan-kasus.html
true
65439629817836164
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy