21 Desa di Banyumas Kekeringan, di Sampang Petani Jual Tanah

Sebagian dari petani yang ada menjual bongkahan tanah yang kering. Musim kemarau yang terjadi menjadikan masyarakat mulai kesuli...

Sebagian dari petani yang ada menjual bongkahan tanah yang kering.

Musim kemarau yang terjadi menjadikan masyarakat mulai kesulitan pasokan air bersih.

Ironisnya, kejadian ini merata di hampir seluruh wilayah Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen.

Di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, saat ini setidaknya 21 desa mulai terdampak musim kemarau.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas Kusworo mengatakan saat ini sudah ada 21 desa dan kelurahan yang membutuhkan air bersih.

Terbaru, desa- desa yang ada di Kecamatan Sumpiuh, mulai bulan September ini, kekeringan sehingga membutuhkan air bersih. Untuk keperluan sehari- hari, seperti minum, mencuci dan kakus.

Untuk desa yang paling parah, sehingga membutuhkan air bersih setiap harinya berada di Kecamatan Purwojati dan Kecamatan Cilongok. Namun karena keterbatasan armada, menurut Kusworo, pihaknya tidak bisa memberikan air bersih ini kepada desa- desa tersebut.

“Masih terus melaksanakan droping air bersih, yang tercatat di BPBD Banyumas sampai saat ini sebanyak 18 Desa dan 3 Kelurahan. Tersebar di 14 kecamatan, sampai saat ini kita sudah mengirim 215 tangki ke warga,” kata Kusworo sebagaimana disampaikan kepada RRI.

Kemarau tahun ini terbilang memprihatinkan. Mirip dengan peristiwa tahun 2015. Pada tahun itu di Banyumas, terdapat 54 desa yang setiap hari membutuhkan air bersih.

Di Sampang Petani Jual Tanah.
Di Sampang, Cilacap, kekeringan yang mengakibatkan areal sawah mengeras membuat petani di sana menjual tanah-tanahnya kepada pihak yang membutuhkan.

Salah satu pekerja pengambil tanah bernama Noto, ditemui oleh RRI Senin ( 11/9/2017) di Desa Brani, mengatakan memasuki musim kemarau ratusan hektar sawah di Brani tidak teraliri air irigasi.

Dampaknya, petani tidak bisa menanam padi, sawah mengering bahkan timbul retakan tanah. Untuk menurunkan permukaan lahan sawah, dan untuk penghidupan petani saat kemarau, sebagian dari petani yang ada menjual bongkahan tanah yang kering.

Kepada pembeli yang kebanyakan digunkan untuk keperluan pembuatan batu bata. Dalam sehari menurut Noto di dua desa yang berdampingan ini ada sekitar 50 truk yang mengangkut tanah kering, dengan harga jual Rp 60 ribu- Rp 100 ribu pertruk. Tergantung dekat- jauh lokasi pengambilan tanah kering.

“ Per-truknya ada yang Rp 75 ribu, ada yang Rp 60 ribu yang kecil, yang besar Rp 100 ribu,” kata Noto.

Sementara itu, pemilik sawah di Desa Brani, bernama Kadar mengatakan tidak ada dampak terhadap kesuburan tanah. Meski bagian atas sawah diambil dijual.

“ Hasilnya lebih bagus, kalau tanahnya yang lebih tingginya jadi rendah. Sehingga airnya bisa masuk, biar diolah lagi menjadi sawah menjadi lebih baik,”kata Kadar.

Purbalingga mulai tanggap bencana. 
Sementara itu Bupati Purbalingga, Tasdi, menginstruksikan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tanggap dengan bencana kekeringan yang melanda sebagian wilayah Purbalingga.

Seluruh OPD dari tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten harus merespons wilayah-wilayah mana yang terjadi kesulitan air untuk segera dilakukan pengiriman air.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Tri Gunawan Setyadi saat melakukan pemantauan kekeringan di Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong membenarkan adanya instruksi Bupati terkait respons cepat dari semua kepala OPD. Bupati berharap musim kemarau yang hampir 3 bulan ini, jangan sampai masyarakat kekurangan air, khususnya untuk persediaan air bersih.

"Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga ada 5 kecamatan yang mengalami kekurangan air yakni Kejobong, Pengadegan, Karangjambu, Kerangmoncol dan Karangreja," katanya Minggu (10/9/2017).


Name

Artis Indonesia Asyura Audisi Bakti Anak Banjarnegara Banjir Banjir Bandang Bank Sampah Banyumas Banyumasan Barlingmascakeb Batik Banyumas Bau Napas Bedah Buku Belalang Sembah Bencana Bencana Alam Beras Berburu Beringin Berprestasi Bhineka Tunggal Ika Bill Gates Binatang Bisnis Bisnis Online Blak-blakan Mencari Suami BNN Bojongsari Bonus Demografi Botol Plastik Bright Gas BSF Budaya Buku Elektronik Buku Elektronik Aksi Komik untuk KPK Buku Komik Buku Komik Pantang Korupsi Sampai Mati Bulu Mata BUMDES Bupati Banyumas Bupati Cantik Bupati Trenggalek Buruh Burung Gagak Busi cara pandang diet cerita Cilacap CPNS Cumlaude Daerah Daging Kambing Dana Desa Demo demonstrasi Desa Wisata Dialog Kepemudaan Diet diet ketat diet sehat Doktor Dongeng Anak EBooks Ekonomi Elpijji Melon Eskrim Facebook Stories Fakta Unik First Travel Fitur Baru Thumbnail Preview Video di Youtube Sangat Membantu foto: abcnews. Gado-gado Gajah Gaji Penyiar Radio Ganjar Pranowo Gas Gas Elpiji Gas Elpiji 3 Kg Gaya Hidup Gereja Gojek Google Drive Gorila Grasshopper Gubernur Jawa Tengah Gunung Slamet guru Guru dan Murid Haji Haji Backpacker Haji Tertua Hao Lina Harga Sayur Hari Batik Herbal Hercules Hewan Hidroponik Hiroshima University Hoax Sosmed Hujan Hukum Hype Ibadah Ibadah Haji Ibu Iriana Idul Adha Indoeskrim Indonesia Indonesian Idol Industri Info PNS Inspiratif Inspitrasi Institut Pertanian Bogor IPB Jalanan 3D Jasa Kirim Barang Jawa Tengah Jemaah First Travel Jemaah Haji Jembatan Cindaga Jendera Soedirman Jepang Jualan Kampung Abel Kampung Laut Cilacap Kampung Sidat Karang Taruna kasar Kasih Ibu Kebun Binatang Kekerasan Wartawan Keluarga Kementerian Kendaraan Kendaraan Bermotor Kepala Daerah Cantik Kepala Desa Kesalahan Kesalahan Orang Lain Kesehatan Kesehatan amp; Gaya Hidup Kesehatan Keluarga Ketika Sebagian Yang Berhaji Itu Kera dan Babi Khas Kisah Inspiratif Knalpot Komisi Pemberantasan Korupsi Kopi Korban Penipuan Korea Korea Selatan Korupsi KPK Kreasi Kriminalitas Kuda Kuliah Kuliner Kuliner Banyumas Kulkas Lalat Tentara Hitam Laudya Cynthia Bella Laut Lembaga lembut Liburan Guru Lionel Messi Literasi Literasi Media Lonceng Longsor Lowongan Lowongan CPNS Lowongan Pekerjaan LPG 3kg Lukisan 3D Lukisan karpet Persia maaf Mahasiswa Berprestasi makan sehat Makna Haji Malam Satu Suro Mangut Sidat Mantan Murid Marka Jalan Mas Kawin Mata Dewa Mekah memaafkan Memahami untuk Membasmi Meninggal Menteri Menu Sarapan MetroTV Mitos Mobil Mobil Manual Momen Romantis Monyet Motor murid Museum Tino Sidin Naga Lima Napas Narkoba nasi bikin gemuk Nelayan Kebumen dan Cilacap Nengat Nikah Siri Nilai Yang Kita Sandang Nomor Viral Nyangkut Obat Terlarang Ojek Online Ojek Pangkalan Online Operasi Zebra Opini Opini/Perspektif orang lain Orang Tua Ormas Panatai Widarapayung Pancasila Panda Panduan Dosen Pantai Pantai Cilacap Pasar Gombong Pasien Oplas Paus PDIP Pejalan Kaki Pelat Nomor Pelayan yang malas Pelestarian Batik Pembangunan Pencuri Sekolah Pendidikan Antikorupsi Pengusaha Malaysia Penipuan Penyanyi Pernikahan Pernikahan Artis Pernikahan Warga Perppu Perppu Ormas Pertamina Pertamina Cilacap Pertanian Pesawat Piala Dunia 2018 Piknik di Kumbinesia Pil PCC Pilbup Banyumas Pilih Santan apa Susu? Pilkada Pilkada Banyumas Pizza pltpb banyumas Pohon Beringin Pojok Baca Pola Pikir Polisi Tidur Politik Politik Banyumas Polres Banyumas Presiden Jokowi Presiden Sukarno Profesor Pull Up Purbalingga Purwokerto Putusan MK Radio Raisa Andriana Raja Arab Raja Salman Rambut Rekor Dunia relax Relax/Kepo Resensi amp; Buku Elektronik Resep Soto Kecik ruang tamu Rumah Kena Petir Rusia Saka Tunggal Sakit Gigi Sampah Organik Sandalwood Sarapan Sate Kambing Sate Kebo Sate Kerbau Sayuran Semua Bisa Beraksi Sepak bola Sepeda Dari Presiden Jokowi Serambi UMKM Serangga Sidat Asam Manis Simpan Telur Simpanse Siti Masitha Situs SMA Pekalongan SMP Pekalongan Sosok Soto Sokaraja Sportomotif Starbucks Stiker Happy Family Stiker Mobil Stok Aman Suap Sudirman Said Sujiwo Tejo Sukabumi Suporter Timnas surat dari anak Suro Suzuki Carry Swiss taksama Taman Safari Indonesia Tamu Tak Diundang Tanaman Herbal Tanaman Obat Tas Kayu Tegal Tekno & Inet Tekno amp; Inet teknologi Telur Teman Sekantor Teratai Tersangkut Tertib Lalu Lintas Timnas tips menata ruangan Tips Mengemudi tips praktis tokoh Transimisi Otomatis Transportasi Online Trotoar Tuswadi Ubur-ubur Ulang Tahun UMKM UMP Undang-Undang Unik Upah Urban Farming Usaha Cuci Mobil Usaha Cuci Motor Video Video Lucu Wali Kota Wartawan Wirausaha Wisata Wisata Pantai Wisataliner Yogurt Youtube
false
ltr
item
taksama.id: 21 Desa di Banyumas Kekeringan, di Sampang Petani Jual Tanah
21 Desa di Banyumas Kekeringan, di Sampang Petani Jual Tanah
https://4.bp.blogspot.com/-bsfVGt9Y2nE/WxwOgefeGfI/AAAAAAAAA6A/gXZ5Pmni28cxm2T5WW6kprrXefGnx3uMgCLcBGAs/s640/21%2BDesa%2Bdi%2BBanyumas%2BKekeringan%252C%2Bdi%2BSampang%2BPetani%2BJual%2BTanah.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-bsfVGt9Y2nE/WxwOgefeGfI/AAAAAAAAA6A/gXZ5Pmni28cxm2T5WW6kprrXefGnx3uMgCLcBGAs/s72-c/21%2BDesa%2Bdi%2BBanyumas%2BKekeringan%252C%2Bdi%2BSampang%2BPetani%2BJual%2BTanah.jpg
taksama.id
http://www.taksama.id/2017/09/21-desa-di-banyumas-kekeringan-di.html
http://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/2017/09/21-desa-di-banyumas-kekeringan-di.html
true
65439629817836164
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy