Hanya Obrolan Ringkas Tentang Makna Haji

Seorang teman yang mengaku liberal bertanya “Daenk, setahu saya bahwa Islam itu tidak menyusahkan umatnya, tapi kenapa dengan adanya ritual ...

Seorang teman yang mengaku liberal bertanya “Daenk, setahu saya bahwa Islam itu tidak menyusahkan umatnya, tapi kenapa dengan adanya ritual ibadah haji, kok banyak yang repot, bahkan begitu banyak duit yang harus dikeluarkannya, tak sedikit yang pernah pergi haji kalau saya perhatikan tidak ada yang spesial, tak ada yang membuat saya bergetar ketika orang-orang itu bersosialisasi di masyarakat, biasa saja, kecuali hanya namanya saja yang dipatok di depannya sebagai kebanggaan, misalnya H. Mukidi. Jadi bagaimana ini?, belum lagi masalah-masalah Dana Haji yang rawan penyelewengan. Udah pernah dengar khan bagaimana seorang mantan menteri agama telah terjerat kasus korupsi dana haji?. Dan apakah setelah mantan menteri ini, masih adakah hal-hal lain yang bisa terjerat korupsi?, misalnya pengadaan katering, atau pengadaan kain kafan?”


Pertanyaan yang saya anggap hanya obrolan biasa saja, tapi menarik juga, meski sedikit sok peduli, karena saya pun belum pernah melakukan ibadah haji yang memang berat kecuali Umroh di akhir bulan ramadhan tahun 2015, karena itulah tertulis “wajib bagi yang mampu”.


[ads1]



“Daenk,..” lanjutnya sambil menikmati pisang goreng, teh dan bir peletok, di atas teras gedung tempat biasa teman-teman melakukan diskusi dan kajian-kajian hingga ngobrol ngarol ngidul, untuk sementara tak ada kopi yang biasanya identik dengan para pakar ngobrol, karena itu menurut teman hal itu sudah mainstream, kebetulan kemarin adalah lebaran betawi di Setu Babakan, Bir Peletok menjadi semakin menarik, meski harganya juga lumayan dari harga kopi sachet.


“Daenk, dulu waktu Sekolah Dasar, ritual haji diceritakan oleh bu Guru sangat bagus sekali, ada makna perjuangan dan penghambaan yang tinggi sekali, sikap berserah diri begitu kental, makanya kenapa pakaian haji yang digunakan hanya satu warna dan tidak ada model yang modis, seperti model Syahrini itu loh, apalagi ketika bu Guru menceritakannya dengan sangat piawai, sehingga saya merinding gemetaran mendengarnya, saya membayangkan keadaan manusia di alam akhirat penuh rasa ketakukan, jujur, waktu itu saya benar-benar selalu membayangkannya dan takut berbuat dosa, sangat takut,


Tapi..., lambat laun, setelah dewasa, dan melihat bagaimana sikap orang-orang yang memeluk agama ini, saya malah berpikir ulang, dan sebagai anak muda waktu itu yang lagi darahnya masih segar panas, tentulah gerah melihat kenyataan yang berbeda dengan cerita-cerita yang pernah dipaparkan oleh bu Guru dan orang-orang tua.


Saya mulai protes, dan sampai sekarang saya sangat sering meragukan ritual ini. Pikir saya, ritual ini hanya untuk ajang peluang bisnis yang menggiurkan, terutama negara yang menyelenggarakan atau ikut terlibat pengurusannya, ini bisnis yang sangat menggiurkan, sehingga banyak orang yang nimbrung di sini demi meraih nilai bisnisnya bukan ibadahnya, maka tak heran kalau saja ada terjadi penipuan dan hal-hal yang menjengkelkan bagi pihak jemaah, tapi itulah, para jemaah itu mangut-mangut saja, malah semakin bertambah jumlah pendaftar, mereka hanya memegang password ‘sabar’ dan ‘sabar’, apakah ini bukan doktrin yang telah membuka peluang bisnis yang jumlahnya sangat besar?...luar biasanya perputaran fulusnya khan?


[ads1]



Jumlah manusia yang semakin bertambah, dibutuhkan energi yang banyak, makanan, lahan pekerjaan, dan tentunya tempat tinggal. Bidang-bidang lain sudah jadi rebutan, dan sepertinya bidang agama dalam hal ini ritual haji telah menjadi komoditi untuk mengisi kekurangan lahan bisnis itu, tapi akhirnya jadi rebutan juga. Jadi apakah tujuan ritual haji ini hanya bisnis saja, yang sebelumnya telah dikemas dengan cerita-cerita jaminan surga?, dan bagi yang belum bisa berhaji, selain katanya belum ada panggilan, juga karena fulus?, mmhh... maka yang punya fulus saja yang berpeluang besar masuk surga ya?, yahh.. kasihan yang kere, udah sengsara di dunia...sengsara pula di akhirat...nasib...nasib...”


Entah ini sebuah pertanyaan atau penyataan atau juga argumen, saya pun mencoba memahaminya, mungkin adalah bentuk kegalauannya. Dan betapa kagetnya saya, bir peletok yang nikmat itu di atas meja sudah ludes olehnya. Busyet. Ini orang haus apa lagi stress berat karena tidak bisa pergi haji?, padahal si Tukang Bubur bisa naik haji, dan main sinetron lagi. Terpaksa hanya teh yang sudah dingin saya minum.


“Begini Bang Don, menurut saya, ritual haji tidak salah, sama seperti ritual-ritual lainnya, yang salah manusia-manusianya yang orientasinya dunia, padahal ini orientasi akhirat yang bersinggungan dengan dunia, ngerti kan?. Tentu semua itu butuh pengorbanan, dan tantangan,  sungguh bisa menjadi pelajaran yang mendalam lalu diterapkan untuk menjawab tantangan hidup di luar dari ritual ini.


Haji hanyalah simbol dari tahapan-tahapan perjuangan anak manusia, jika Siti Hajar sudah berusaha berulang kali berlari-lari mencari air, ia hanya berserah diri pada Pencipta yang mampu mengadakan air dari tempat yang dinilai tak masuk akal bagi manusia. Artinya, setiap usaha ada ganjarannya. Yang korupsi dana Haji juga dapat ganjaran, yang membantu jemaah haji dengan ikhlas dalam kesulitannya tentu mendapatkan ganjaran yang sangat baik disisiNya, dan saya berharap, dengan haji ini benar-benar menjadi sistem yang menopang kemanusiaan secara universal.


Memang kita lihat tahun lalu, mayat-mayat bergelimpangan dari prosesi ini, bukan hanya tahun lalu, tahun-tahun sebelumnya pernah juga terjadi, ini tentu ada pihak-pihak yang bersenggama dengan iblis untuk menghalang-halangi manusia dari jalan Allah.” Saya lihat sejenak wajah Don Salvito memerah, mungkin kemanusiaannya mulai emosi mengingat peristiwa yang lalu, Don Salvito memang sok liberal, namun selalu peduli pada sosial kemanusiaan dan keadilan, seperti seorang pencari kebenaran, padahal kebenaran sudah tampak dengan jelas, hanya saja perlu dicerna sebaik-baiknya.


“Yang mau berpikir pastilah akan menemukan titik terangnya, dan yang punya kekuatan besar harus melawan mereka yang menghalang-halangi jalan manusia menuju Allah. Paham kan Don?


[ads1]



Mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, bukan hanya karena surat Al-fatihah jumlahnya tujuh ayat juga, tetapi jika melihat Ka’bah yang berbentuk kubus itu punya keunikan tersendiri yang menghadap ke segala penjuru. Hal ini melambangkan universalitas dan kemutlakan Tuhan, yang sifatnya tidak berpihak tetapi merahmati seluruh alam. Dengan thowaf ini atau mengelingi Ka’bah, manusia dididik aktif bergaul menjaring komunikasi dengan Allah SWT dan sesama manusia. Sehingga keharmonisan alam semesta terbentuk, tapi yahhh..apa mau dikata, penyelenggaraan haji hanya jelas pada lahiriahnya saja, pastilah ini karena kebodohan manusia, bukan salah Tuhan khan?”


Malam sudah semakin larut, bahasan tentang haji dari tahun ke tahun selalu hangat, banyak sisi yang perlu diungkapkan lagi, bukan hanya antrian keberangkatan yang lama dan mengecewakan, juga bahasan Dana Haji untuk pembangunan Infrastruktur yang membuat kejang-kejang para tukang nyinyir, dan tak bereaksi ketika dana haji yang mungkin sampai tujuh turunan masih bisa dinikmati dikorupsi oleh orang yang merasa sudah memiliki surga, sehingga dengan uang yang begitu banyak merasa bisa membawanya sampai ke akhirat untuk menyogok Tuhan... Duh.. Sumpek (sumbu pendek) level elit.


 
Name

Artis Indonesia Asyura Audisi Bakti Anak Banjarnegara Banjir Banjir Bandang Bank Sampah Banyumas Banyumasan Barlingmascakeb Batik Banyumas Bau Napas Bedah Buku Belalang Sembah Bencana Bencana Alam Beras Berburu Beringin Berprestasi Bhineka Tunggal Ika Bill Gates Binatang Bisnis Bisnis Online Blak-blakan Mencari Suami BNN Bojongsari Bonus Demografi Botol Plastik Bright Gas BSF Budaya Buku Elektronik Buku Elektronik Aksi Komik untuk KPK Buku Komik Buku Komik Pantang Korupsi Sampai Mati Bulu Mata BUMDES Bupati Banyumas Bupati Cantik Bupati Trenggalek Buruh Burung Gagak Busi cara pandang diet cerita Cilacap CPNS Cumlaude Daerah Daging Kambing Dana Desa Demo demonstrasi Desa Wisata Dialog Kepemudaan Diet diet ketat diet sehat Doktor Dongeng Anak EBooks Ekonomi Elpijji Melon Eskrim Facebook Stories Fakta Unik First Travel Fitur Baru Thumbnail Preview Video di Youtube Sangat Membantu foto: abcnews. Gado-gado Gajah Gaji Penyiar Radio Ganjar Pranowo Gas Gas Elpiji Gas Elpiji 3 Kg Gaya Hidup Gereja Gojek Google Drive Gorila Grasshopper Gubernur Jawa Tengah Gunung Slamet guru Guru dan Murid Haji Haji Backpacker Haji Tertua Hao Lina Harga Sayur Hari Batik Herbal Hercules Hewan Hidroponik Hiroshima University Hoax Sosmed Hujan Hukum Hype Ibadah Ibadah Haji Ibu Iriana Idul Adha Indoeskrim Indonesia Indonesian Idol Industri Info PNS Inspiratif Inspitrasi Institut Pertanian Bogor IPB Jalanan 3D Jasa Kirim Barang Jawa Tengah Jemaah First Travel Jemaah Haji Jembatan Cindaga Jendera Soedirman Jepang Jualan Kampung Abel Kampung Laut Cilacap Kampung Sidat Karang Taruna kasar Kasih Ibu Kebun Binatang Kekerasan Wartawan Keluarga Kementerian Kendaraan Kendaraan Bermotor Kepala Daerah Cantik Kepala Desa Kesalahan Kesalahan Orang Lain Kesehatan Kesehatan amp; Gaya Hidup Kesehatan Keluarga Ketika Sebagian Yang Berhaji Itu Kera dan Babi Khas Kisah Inspiratif Knalpot Komisi Pemberantasan Korupsi Kopi Korban Penipuan Korea Korea Selatan Korupsi KPK Kreasi Kriminalitas Kuda Kuliah Kuliner Kuliner Banyumas Kulkas Lalat Tentara Hitam Laudya Cynthia Bella Laut Lembaga lembut Liburan Guru Lionel Messi Literasi Literasi Media Lonceng Longsor Lowongan Lowongan CPNS Lowongan Pekerjaan LPG 3kg Lukisan 3D Lukisan karpet Persia maaf Mahasiswa Berprestasi makan sehat Makna Haji Malam Satu Suro Mangut Sidat Mantan Murid Marka Jalan Mas Kawin Mata Dewa Mekah memaafkan Memahami untuk Membasmi Meninggal Menteri Menu Sarapan MetroTV Mitos Mobil Mobil Manual Momen Romantis Monyet Motor murid Museum Tino Sidin Naga Lima Napas Narkoba nasi bikin gemuk Nelayan Kebumen dan Cilacap Nengat Nikah Siri Nilai Yang Kita Sandang Nomor Viral Nyangkut Obat Terlarang Ojek Online Ojek Pangkalan Online Operasi Zebra Opini Opini/Perspektif orang lain Orang Tua Ormas Panatai Widarapayung Pancasila Panda Panduan Dosen Pantai Pantai Cilacap Pasar Gombong Pasien Oplas Paus PDIP Pejalan Kaki Pelat Nomor Pelayan yang malas Pelestarian Batik Pembangunan Pencuri Sekolah Pendidikan Antikorupsi Pengusaha Malaysia Penipuan Penyanyi Pernikahan Pernikahan Artis Pernikahan Warga Perppu Perppu Ormas Pertamina Pertamina Cilacap Pertanian Pesawat Piala Dunia 2018 Piknik di Kumbinesia Pil PCC Pilbup Banyumas Pilih Santan apa Susu? Pilkada Pilkada Banyumas Pizza pltpb banyumas Pohon Beringin Pojok Baca Pola Pikir Polisi Tidur Politik Politik Banyumas Polres Banyumas Presiden Jokowi Presiden Sukarno Profesor Pull Up Purbalingga Purwokerto Putusan MK Radio Raisa Andriana Raja Arab Raja Salman Rambut Rekor Dunia relax Relax/Kepo Resensi amp; Buku Elektronik Resep Soto Kecik ruang tamu Rumah Kena Petir Rusia Saka Tunggal Sakit Gigi Sampah Organik Sandalwood Sarapan Sate Kambing Sate Kebo Sate Kerbau Sayuran Semua Bisa Beraksi Sepak bola Sepeda Dari Presiden Jokowi Serambi UMKM Serangga Sidat Asam Manis Simpan Telur Simpanse Siti Masitha Situs SMA Pekalongan SMP Pekalongan Sosok Soto Sokaraja Sportomotif Starbucks Stiker Happy Family Stiker Mobil Stok Aman Suap Sudirman Said Sujiwo Tejo Sukabumi Suporter Timnas surat dari anak Suro Suzuki Carry Swiss taksama Taman Safari Indonesia Tamu Tak Diundang Tanaman Herbal Tanaman Obat Tas Kayu Tegal Tekno & Inet Tekno amp; Inet teknologi Telur Teman Sekantor Teratai Tersangkut Tertib Lalu Lintas Timnas tips menata ruangan Tips Mengemudi tips praktis tokoh Transimisi Otomatis Transportasi Online Trotoar Tuswadi Ubur-ubur Ulang Tahun UMKM UMP Undang-Undang Unik Upah Urban Farming Usaha Cuci Mobil Usaha Cuci Motor Video Video Lucu Wali Kota Wartawan Wirausaha Wisata Wisata Pantai Wisataliner Yogurt Youtube
false
ltr
item
taksama.id: Hanya Obrolan Ringkas Tentang Makna Haji
Hanya Obrolan Ringkas Tentang Makna Haji
taksama.id
http://www.taksama.id/2017/08/hanya-obrolan-ringkas-tentang-makna-haji.html
http://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/
http://www.taksama.id/2017/08/hanya-obrolan-ringkas-tentang-makna-haji.html
true
65439629817836164
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy